Editorial
Friday, February 10, 2012 - 17:15
Artikel
-
December 18, 2011, 12:13 am
-
November 29, 2011, 1:02 pm
-
November 5, 2011, 2:27 pm
Berita
-
April 19, 2013, 5:42 pm
-
February 10, 2012, 5:21 pm
-
December 6, 2011, 6:45 pm
-
December 5, 2011, 2:16 pm
-
December 5, 2011, 10:12 am
Garda Muda Nasional Gerbong Pembaharuan
Agenda
-
October 5, 2012, 2:53 pm
-
October 1, 2012, 5:55 pm
-
July 25, 2012, 12:12 pm
-
June 6, 2012, 5:11 pm
-
March 20, 2012, 3:42 pm
-
March 8, 2012, 6:54 pm
-
January 27, 2012, 6:35 pm
-
December 14, 2011, 3:25 pm
-
October 22, 2011, 10:07 pm













Walaupun Pemilu 2014 masih tiga tahun lagi, namun rupanya pemerintah Amerika Serikat (AS) memantau betul siapa kira-kira tokoh akan menggantikan Presiden SBY.
Isu Pemanasan Global bukan lagi wacana. Penduduk dunia dengan jumlah 7 Milyar jiwa lebih sekarang sudah mulai merasakan akibat dari kerusakan lingkungan di berbagai belahan dunia. Negara – negara maju penyumbang Karbon Dioksida seolah – olah menutup mata, banyak yang tidak menjalankan kesepakatan bersama tentang Perubahan Iklim.
Selama puluhan tahun, persoalan ideologi sudah lama ditinggalkan dalam tradisi berpolitik. Satu-satunya yang membimbing mereka adalah pragmatisme dan oportunisme. Tidak heran, jika sistem politik di Indonesia dibangun atas kesepakatan para elit untuk membagi kekuasaan, tanpa ada keterlibatan rakyat sedikitpun.